Saturday, 29 August 2015

DIY : Baju Batik with OMI Sewing Machine

Beberapa waktu yang lalu gue mampir ke situs tokopedia.com dan nggak tahunya naksir sama salah satu mesin jahit portabel yang dijual di salah satu lapak situs tersebut.

Berhubung dari dulu udah mengidam-idamkan sebuah mesin jahit dan harganya (pas kebetulan) cukup terjangkau, akhirnya gue memutuskan untuk membeli mesin jahit tersebut. Merk-nya OMI, kalo ditelisik (cielah telisik) kayaknya sih produk dari Thailand.
Mesin jahit portable ini terdiri dari beberapa komponen yang sebenernya gue nggak tahu juga ini buat apa, hahahaha. Yup! Jujur, gue iseng banget beli mesin jahit. Padahal gue samasekali nggak tahu cara pake mesin jahit. Tapi akhirnya setelah belajar video tutorial di Youtube, gue cukup sukses untuk memahami bagian demi bagian dari si Catalina ini. Hehe, iya, mesin jahit ini gue namain Catalina.

Thursday, 27 August 2015

Review : Skin Food Buckwheat Loose Powder

Seiring berjalannya waktu, ceritanya Linda ini jadi perempuan yang doyan dandan. Disuruh beli galon ke tetangga sebelah aja nggak pede kalo nggak pake bedak. Makanya penting banget buat seorang Linda untuk memilih bedak yang cocok di kulit dan ringan dipakai kemana saja!

And... TADAAAAA...



I choose Skin Food Buckwheat Loose Powder!

Sebenernya gue jarang banget pake produk kecantikan Korea. Tapi sejak kenal Skin Food Buckwheat Loose Powder ini, rasa ketertarikan gue sama produk-produk kecantikan Korea mendadak meningkat. Kayaknya bentar lagi mau nyobain ini itu anu made in Korea, hihihi.

I got so many reasons why I love this product so much! Oke, oke, kita mulai review satu-satu yah!

Monday, 17 August 2015

Dandan Ala Linda (Daily Look & Natural Make Up)

Hi, guys! It's me again and... hi, world! Long time no see you. I mean, in a different way hehehe


Kali ini gue muncul dengan membawa sebuah tutorial or... yang mau nyebut tips juga boleh deh. Yaitu tips dandan!

What? Dandan? Lindaaaa? Ngga salah denger?
Sejak kapan Linda bisa dandan?

Yaaa, yaaa, yaaa... Mungkin bakal banyak yang nanya sejak kapan sisi feminin gue muncul. Kok sekarang gue jadi demen dandan? Kok gue mulai demen pake rok? Kok gue mulai betah pake high heels? Dan dengan senang hati gue jawab, semua itu terjadi sejak negara api menyerang gue sadar bahwa make up merupakan kebutuhan pokok seorang wanita.

Wanita tanpa make up ibarat sayur tanpa mecin. Kurang sedep, kurang gurih. Tapi seperti mecin pula, make up juga punya efek negatif kalo dipake berlebihan. Pertama bisa bikin kanker alias kantong kering, kedua bisa bikin jerawat dan problematika kulit lainnya bermunculan.

Saat ini gue berusaha membiasakan diri untuk memakai make up setiap keluar rumah (kecuali ke warung sayur, Alfamart, toko tetangga dan tempat-tempat sejenisnya). Ke kantor jelas haram hukumnya kalo ngga pake pensil alis sama eyeliner! Hahaha, padahal jaman kuliah dulu gue cuek bebek masalah make up. Hmmm... the thing has been changed

Sunday, 2 August 2015

Meraih Sukses Bersama BNI

Bagi saya, memilih bank sama halnya dengan memilih jodoh.


Weits, kok bisa gitu?


Iya, dong! Soalnya, dibutuhkan ketelitian dan kecermatan agar tidak menimbulkan efek yang berakibat fatal nantinya. Misalnya nih, kita tertarik untuk menabung di Bank ABC karena tergiur bunga tabungan yang tinggi. Eh, nggak tahunya tiba-tiba Bank ABC collapse dan ditutup pemerintah. Ketika hal itu terjadi, pada akhirnya yang bisa kita lakukan cuma gigit jari sambil nyanyi 'Sakitnya Tuh Disini'


Karena saya menyadari bahwa memilih bank sama halnya dengan memilih jodoh yang harus dipikirkan baik-baik bibit, bebet, dan bobot-nya, jujur saya agak takut dan ragu untuk membuka rekening di sembarang bank. Meski banyak tawaran datang, akhirnya saya memutuskan untuk membuka rekening di Bank Negara Indonesia yang lebih dikenal dengan sebutan BNI.


Pertama kali saya membuka rekening adalah saat saya berada di awal semester bangku perkuliahan. Ketika itu entah mengapa semangat saya untuk menabung begitu menggebu-gebu. Ditambah lagi, pada saat itu saya sudah memiliki penghasilan dari pekerjaan part time yang saya jalani.

Tuesday, 21 July 2015

Cartoon Drawing with Adobe Photoshop


Drawing is a self healing

Makanya kalo pas lagi bosen plus sengeb, gue lebih suka bersibuk-sibuk ria di atas selembar kertas bersama pensil warna.
Memasuki era digital, menggambar dan mewarnai ternyata nggak cuma bisa dilakukan di atas selembar kertas. Di depan layar komputer pun bisa! Hehehe, sakti kan?

So, kali ini gue mau bagi-bagi tips menggambar digital pake Adobe Photoshop. Pengen tau? Yuk, disimak!

1. Pastikan aplikasi Adobe Photoshop sudah terinstall di PC atau laptop
By the way, gue pake Adobe Photoshop CS3 *wakakakak! Padahal versi terbarunya udah sampe CS6


Meski agak old fashion, tapi aplikasi ini lah yang selalu ngebantu gue dalam edit-edit perkakas ngeblog. Mulai dari edit foto, bikin banner, gabungin gambar, bla bla bla dan lain-lain.


Hijrah


I was a good person. That's me, when all I knew of 'good' definition was not smoking, not drinking alcohol, not doing free sex, not taking drugs, and not doing some crimes.

This Ramadhan, I started to wonder "Can I be a better person from what I used to be?"

And hijab is the answer.

Inshaallah, I will keep on 'istiqamah'
Inshaallah, I promise I will be a better person.
May Allah SWT ease all of our affairs.

Happy Eid Mubarak 1436 H

Purwokerto, Juli 2015

Tuesday, 7 July 2015

Cuma Ada di Indonesia

Sebenernya malem ini gue mau posting sebuah tulisan. Tapi karena materinya belom selese dan mendadak gue terserang demam kasihsayang  dan influenza, akhirnya gue lebih memilih untuk menarik selimut dan tenggelam dalam kehangatan pelukanmu bed cover.

Sebagai gantinya, gue mau repost sebuah postingan dari blog gue yang lain. Ini adalah salah satu postingan tentang Indonesia yang berhasil nganterin gue jalan-jalan ke Pulau Derawan sebagai pemenang blog competition Beswan Djarum. Cieee shombhoooong. ..





"Kenapa sih kalian cinta sama Indonesia?" 
"Yaaah ... Kita kan lahir, tinggal, dan besar di Indonesia. Masa nggak cinta sama negara kita sendiri?"
"Terus, kalo kalian lahir di Amerika? Berarti kalian cintanya sama Amerika dong? "
"Hmmm ... Bisa jadi"
.........
* Kemudian hening *

Wednesday, 1 July 2015

Petualangan Kecil di Curug Cipendok Banyumas

Hai! Nama saya Linda.

Kali ini saya mau mengajak kalian berpetualang ke salah satu tempat terindah di Kabupaten Banyumas. Ya, Banyumas. Ada yang tahu dimana Banyumas?

Banyumas adalah sebuah daerah yang terletak di kaki gunung Slamet, gunung aktif tertinggi di Jawa Tengah. Tempat dimana saya tinggal ini ternyata menyimpan banyak sekali keindahan alam yang masih tersembunyi dan tidak diketahui oleh banyak orang.

Penasaran? Yuk, mari! Kita jalan-jalan!

***

Kalau mendengar kata 'Banyumas', apa sih yang terlintas pertama kali di pikiran kalian?

Mendoan? Sroto? Gunung Slamet? Baturaden? Atau Bahasa Ngapak? Hehehe
Apapun itu, yang jelas Banyumas selalu istimewa buat saya.


Kompleks peternakan sapi perah di Cilongok. Ada yang bilang ini Banyumas rasa New Zealand.

Sunday, 28 June 2015

How To Mix And Match Sweater

Seluruh dunia tahu bahwa gue adalah makhluk Tuhan yang gemar belanja online. Gue paling nggak tahan sama godaan sista-sista online shop dan postingan produk-produk lucu mereka di instagram. Mulai dari baju, celana, snack ringan, aksesoris, masker wajah, produk kecantikan, shampoo, bahkan sampe WIG sekali pun, pernah menjerat hati gue. Maklum ya sist, namanya juga cewek. Hatinya mudah mencair kayak chizkek lumer yang maknyuss di mulut *Lah? Kenapa jadi bahas makanan?*

Hobi belanja online ini ternyata membuahkan hasil yang luar biasa di lemari. Iye, baju-baju gue jadi pada numpuk. Tapi gue perhatiin, meskipun demen belanja online, baju-baju gue sebenernya modelnya itu-itu aja. Kebanyakan kaos, blouse, atau sweater berlengan panjang. Yah, namanya juga anak abi dan umi. Alhamdulillah, sesuatu. Pakaian Linda kebanyakan semi Syar'i gitu *kemudian salim sama abi dan umi*

Diantara sekian banyak baju yang ada di lemari, ternyata sweater meraih peringkat pertama untuk jenis pakaian yang paling banyak gue punya. Emang sih, gue demen pake sweater. Entah cuaca dingin, lembab, panas, panas banget, atau bahkan semi gurun, gue enjoy dan happy syalalalala aja pake sweater.


beberapa koleksi sweater gue

Tapi bosen juga kaleeee yang ngeliat elo pake sweater terus-terusaaaaan!

Iya sih, but I told you guys! Sweater adalah never ending fashion yang bisa kalian pake di segala acara. Nggak percaya? Gue punya empat gaya simpel yang bisa diaplikasikan dalam menggunakan sweater. Cekidoooot!

Wednesday, 24 June 2015

Tips Enakin Harimu : Bebas Capek & Pegal dengan Nevramin

Mens Sana in Corpore Sano
Familiar banget kan sama istilah Latin yang satu itu? Kalo diterjemahin ke dalam bahasa Indonesia, kurang lebih artinya gini : "jiwa yang sehat terdapat di dalam tubuh yang sehat"

Nah, gue setuju banget sama hal itu. Sebagai seorang cewek yang ada di usia produktif (ceileeeh), gue dituntut untuk memiliki tubuh dan jiwa yang sehat untuk melaksanakan aktivitas gue yang padat merayap kayak lalu lintas kota Jakarta setiap harinya. Apalagi sebagai pegawai kantoran, gue harus tahan banting sama yang namanya lembur sampai tengah malem. Tentunya, kondisi fisik harus selalu gue jaga supaya pikiran bisa fokus di kerjaan.


laptop, notes, dan setumpuk kerjaan di dalamnya hahaha

Sayangnya, beberapa waktu lalu gue sering banget ngerasain yang namanya badan kaku, kebas, pegel-pegel, kram, bahkan kesemutan. Mungkin salah satu penyebabnya karena gue selalu pake heels yang tingginya 9 cm saat berada di kantor. Huehehe maklum, namanya juga wanita modis masa kini (tssaaah).

Tapi tetep aja sih, efeknya cukup mengganggu. Karena sering mengalami hambatan-hambatan dalam beraktivitas, produktivitas gue jadi agak menurun. Speed dalam bekerja juga melambat karena tubuh sering capek. Pokoknya nggak enak banget deh! Soalnya, kondisi badan yang kayak gitu bikin pikiran jadi nggak fokus sama kerjaan.

Tips Berambut Pendek

Dari jaman sinetron Tuyul dan Mbak Yull sampe jaman Tujuh Manusia Harimau, gue suka terkagum-kagum kalo ngeliat cewek berambut panjang. Wait, wait, jangan mikir yang enggak-enggak dulu. Gue seratus persen normal dan masih demen sama yang berjakun. Maksudnya, gue suka ngepens gitu kalo ngeliat cewek yang rambutnya terurai panjang ala model iklan shampo. Kok bisa ya miara rambut sebagus itu? I was wondering.

Manjangin rambut adalah satu dari sekian juta resolusi tahun baru yang selalu gue impikan. Sayangnya, diantara sekian juta resolusi gue, hal itu yang nggak pernah kesampean. Bagi seorang Linda, memanjangkan rambut sama halnya kayak mindahin puncak Merbabu ke puncak Sinabung. Susah? Bangeeeeeet!

Gue udah coba segala cara buat memanjangkan rambut. Mulai dari nawaitu memanjangkan rambut, rajin pake kondisioner, rajin hair mask di rumah, rajin beli ini itu anu buat perawatan rambut, sampai keramas pake daun teh basi demi mendapatkan rambut panjang indah berkilau bagai Princess-Princess Disney. Hasilnya? Rambut gue tetep jelek. Panjang dikit, kusam. Nggak disisir bentar, udah kayak gembel. Belom lagi kadang rambut gue suka rontok. Tingkat kerontokannya bahkan pernah mencapai titik terparah waktu gue kuliah di semester tujuh. Gue sampe bingung nih rambut enaknya gue apain ye? Seandainya nggak gampang rontok, mungkin udah gue bleaching ala Mulan Jameela.

Di tengah prahara rambut yang njlimet kayak rumus kalkulus, salah seorang temen gue ngasih saran ke gue,
"Gimana kalo rambut kamu dipotong aja? Kayaknya bakal lebih rapi deh. Kamu juga bakal keliatan lebih fresh" katanya.
Awalnya gue agak sedikit takut ngikutin saran temen gue. Secara, muka gue bulet. Pipi gue kayak tahu isi. Apa kabar kalo potong pendek? Wassalamualaikum kayaknya! Tapi hari demi hari, gue nggak tahan juga ngeliat muka gue yang berantakan karena efek gembelisasi rambut. Akhirnya, setelah merenung dan mengingkari sumpah (sumpah buat manjangin rambut), gue pergi ke salon dan memutuskan untuk memotong rambut.

And guess what? Ternyata punya rambut pendek nggak seserem yang gue bayangin. Muka gue justru terlihat lebih fresh. Efek gembelisasi yang muncul karena rambut kusem gue pun menghilang seketika.

Thursday, 18 June 2015

Review : Marcks Beauty Powder

Sejak kerja kantoran, gue jadi wanita kekinian yang nggak bisa lepas dari yang namanya make up. Padahal dulu waktu jaman kuliah, pake lipgloss aja boro-boro. Mentok-mentok pake cream baby sama bedak bayi. Sekarang, pergi ke Alfamart nggak pake alis aja udah berasa kayak telenji (read : telanjang) bok!

Karena jaman udah berubah dan gue dituntut untuk berevolusi menjadi wanita sejati, mau nggak mau gue harus pinter dandan. Ya nggak pinter-pinter amat sih, seenggaknya biar pantes diliat. Gue adalah penganut aliran make up Naturalisme, jadi kalo kalian nanya gimana caranya bikin smooky eyes yang bagus dipake top model tapi kalo dipake gue jatohnya kayak Suzanna, jangan harap gue bisa ngajarin. Ilmu gue dalam dunia make up masih cetek, tapi sejujurnya gue udah sering tergoda buat beli ini itu dan nyobain ini itu.

Ngomong-ngomong soal beli ini itu, kemaren gue baru beli bedak. Jadi ceritanya sejak pindah ke kota gersang dimana gue bekerja sekarang, muka gue mendadak jerawatan. Ada salah satu temen gue yang bilang kalo bedak Marcks bisa ngurangin jerawat.


Bedak Marcks dengan tampilan vintage-nya

Meski dari tampilan masih kalah sama bedak-bedak lain yang udah kekinian, ternyata bedak Marcks punya banyak manfaat. Apa aja? Yuk kita review!

Saturday, 13 June 2015

Mi Kering Tropicana Slim, Solusi Hidup Sehat!

Waktu kecil, gue adalah omnivora tingkat dewa yang selalu menjadi pemakan segala (kecuali beling, paku beton, stainless steel, dan temen-temennya). Segala hal yang ada di balik tudung saji pasti gue lahap tanpa mikir jarum timbangan bakal geser ke kanan. Kondisinya jelas beda banget sama sekarang, jaman dimana gue harus mikir-mikir sepuluh ribu kali buat memasukan sesuatu ke dalam mulut gue. Everytime, I have to make sure banyaknya jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh gue. Kalo enggak, ngalamat badan gue bisa berkembang lebar kayak busway.

Ngomong-ngomong soal makanan, gue paling suka makan mi. Gue adalah pecinta segala jenis mi mulai dari mi ayam, mi goreng, mi nyemek, mi ramen, mi Aceh, mi Jawa, mi ongklok sampe mi instan. Diantara sekian banyak mi yang gue sebutin tadi, gue paling sering makan mi instan. Kenapa? Karena rasanya enak dan gampang disajiin kapanpun gue laper. Sayangnya, dibalik kelezatan mi instan yang cetar badai tiada tara itu, terkandung lemak dan kalori yang bisa bikin badan gemuk plus perut buncit.

Nah, jadi galau kan gue!
Bikin badan gue langsing aja susahnya kayak mindahin gunung! Apa kabar kalo gue hobi makan mi? Badan gue bener-bener bisa menjelma kayak busway. Bahkan bukan cuma busway, tapi busway beserta terminalnya. Lebar, luas, gede, bervolume!



JENG JEEENG....! Ini dia Mi Kering Tropicana Slim!

Monday, 8 June 2015

Insidious Chapter 3

Minggu malem kemaren gue diajakin nonton film horor sama Putri. Film horor yang satu ini adalah film horor yang gue rasa paling ditunggu-tunggu kehadirannya di tahun ini. Yep! Insidious Chapter 3.


Gue dan Putri (alias Susi) adalah penggemar berat film horor. Mulai dari horor Amerika, Korea, Jepang, China, Thailand, Myanmar, Tibet, Vietnam, Papua Nugini, kalo tuh film bikin jantung mau copot, pasti bakal kita buru! Ng... kecuali horor esek-esek plus plus ala Indonesia pastinya.

Tuesday, 26 May 2015

Nanny : Pouch Handmade Serbaguna

Gue punya motto hidup yang sangat ekonomis, yaitu motto hidup 'mending bikin daripada beli'
Hahahaha, dan gue sadar sepenuhnya kalo motto hidup gue ini adalah motto hidup yang dibenci kaum pedagang. Contohnya pedagang kue kering lebaran yang selalu bete setiap emak gue nolak dagangannya dengan alasan "Aduh bukannya aku nggak mau, Jeng. Anakku juga bikin kue kayak gini di rumah"

Tapi bukan berarti gue pelit atau nggak konsumtif. Untuk barang-barang dan kebutuhan lain kayak beras, gula, cabe, bawang, semuanya gue beli kok. Masa iya gue nanem? Meski menanam sendiri kayaknya lebih menyenangkan sih. But the point is, gue selalu bangga sama hasil karya sendiri. Bahkan gue punya cita-cita kelak anak gue harus pake barang handmade bikinan emaknya sendiri. Entah itu tas, baju, kaos kaki, bando, jepit rambut, dan lain-lain.

Kecintaan gue sama handmade sebenernya udah mendarah daging sejak kecil. Gue paling demen kalo disuruh bikin prakarya di sekolah. Tempat pensil, adalah prakarya handmade pertama gue yang gue anggap sukses di jaman SD. Meski bentuknya masih amburegul, jahitannya jelek, kainnya comal-comel, gue tetep pede pake tempat pensil itu ke sekolah tiap hari. Ngomong-ngomong tempat pensil, sampe sekarang gue juga masih suka bikin tempat pensil sendiri. Dan kali ini, gue mau ngeshare cara bikin tempat pensil atau pouch serbaguna yang bermanfaat.

Pertama, siapin alat dan bahannya. Disini kalian perlu kain perca, resleting ukuran 20 atau 25 cm, benang jahit, jarum jahit, gunting, spidol, lem UHU, dan busa tipis.


Kedua, tentukan desain pouch yang pengen kalian bikin.


Ini desain pouch gue. Namanya Nanny.

Saturday, 23 May 2015

DIY : Boneka Handmade

Sejak ngerasain yang namanya bangku perkantoran (tssaaah), hawanya tiap hari kangen mulu sama hari Jumat. Padahal masuk kerja baru hitungan bulan, eh... sekarang gue ikut juga ngerasain yang namanya fenomena 'Masih Senin Pagi Tapi Udah Mikirin Mau Ngapain Weekend Ini'

Hahahahaha

Duh sist, gimana nggak bete. Tiap hari kerjaan akika dipenuhi sama pemandangan kertas HVS yang tebel, numpuk, dan seolah meronta-ronta berbicara "Sentuh aku! Sentuh aku!" setiap kali diliatin. Coba aja tuh kertas warnanya colorful kayak pelangi! Siapa tau gue lebih bergairah buat ngerjain tugas kantor *kemudian diketekin boss*

Nah, biar nggak bosen and stay alive (jiahahaha bahasa gue, udah kayak orang paling banyak beban sedunia), gue selalu manfaatin weekend dengan kegiatan yang bermanfaat. Seperti bergabung dalam karang taruna membuat kerajinan tangan contohnya. Ibarat gayung tambunan, eh, gayung bersambut maksudnya, pas nemenin emak beli bahan di toko kain, gue mendapatkan keberkahan berupa seabrek kain perca gratis yang diberikan oleh sang pemilik toko berhati mulia.

Kain-kain indah itu pun langsung pengen gue sulap menjadi sesuatu yang bertambah nilainya. Hmmm, emang dasar otak Cina bergelar sarjana ekonomi, gue tiba-tiba kepikiran buat bikin kain-kain sisa itu jadi boneka.

Eh masa? Emang bisaaaa? Yuk cekidot kalo nggak percaya!

1. Siapkan bahan dan alat yang akan digunakan, seperti : kain perca, kain flanel, kertas koran/manila, benang, jarum, gunting, kancing baju warna hitam, dakron, lem UHU, design boneka, dan.... YOUR MAGIC HAND!


Sunday, 3 May 2015

Yellow Stone Baturaden

Hari Minggu, 2 Mei 2015 yang lalu gue dan tiga temen gue, Bang Rio, Hilda, dan Wira, melakukan sebuah petualangan kecil menuju sebuah tempat yang bernama Yellow Stone. Sebenernya tempat ini punya nama asli Tebing Belerang, tapi biar agak kerenan dikit, Bang Rio menyebut tempat ini dengan julukan Yellow Stone. Katanya sih biar lebih menjual di telinga para turis. Entah dapet wangsit darimana tuh orang bisa sembarangan ganti nama tempat. Selametan pake bubur merah putih dulu boleh kali, Pak!

Perjalanan menuju Yellow Stone bisa disebut sebuah liburan paket hemat. Kenapa? Soalnya untuk menikmati alam seindah ini, gue nggak nyangka kalo gue nggak harus ngeluarin banyak uang. Kalo pun ada, paling cuma buat beli bensin sama beli makan siang. Pagi itu, rombongan 'Anak-Anak Kurang Piknik' (yes, this is the way we called ourselves) memulai perjalanan dari Fisip Unsoed pukul 07.00 menuju dusun Kalipagu. Setelah nitipin motor di basecamp penanggulangan bencana, kita secara resmi melakukan perjalanan panjang dengan berjalan kaki menyusuri sawah, hutan, dan keindahan alam lainnya.


Bukit Belakang Sekolah

Wednesday, 15 April 2015

Tutorial Bikin Stop Motion Video

Kali ini, Miss Linda yang cantik bakal bagi-bagi tutorial bikin stop motion video buat kalian semua.
Anyway, tutorial stop motion yang gue bikin ini very very simple karena hanya membutuhkan bantuan aplikasi Windows Movie Maker dan juga Adobe Photoshop.
Penasaran? Nyoook kita kupas!

Pertama, hal wajib yang diperlukan dalam membuat stop motion video ini adalah TENAGA.
Kenapa? Karena stop motion adalah video yang cuma bisa dibuat dengan kekuatan Super Saiya!
Siap-siap aja tangan ngana bakal gempor ngedit ratusan foto cuma buat video berdurasi kurang dari 10 menit ini. So, jangan lupa siapin telor ayam kampung, madu plus royal jelly, jahe, dan susu!
*oke, yang ini lebay*

Kedua, siapin STORYBOARD.
Apa itu storyboard?
Storyboard adalah gambaran cerita dari stop motion yang pengen kalian bikin. Misalnya, stop motion buat ulang tahun temen. Kebetulan temen tapimesra gue juga ulang tahun tanggal 4 April kemaren. Storyboard yang gue bikin berlatar belakang sebagai berikut :